Wakil Bupati Poso, H. Soeharto Kandar
POSO, METROTV.asia – Wakil Bupati Poso, H. Soeharto Kandar, menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten Poso yang berlangsung di Gedung Torulemba, Rumah Jabatan Bupati Poso, Rabu (28/10/2026).
Peringatan tahun ini mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan ketahanan keluarga.
Kegiatan diselenggarakan oleh Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Poso di bawah kepemimpinan Ny. Nurjanah Soeharto Kandar. Rangkaian peringatan telah dimulai pada Selasa (27/10/2026), diawali dengan senam bersama di halaman Kantor Bupati Poso.
Selain senam bersama, sejumlah kegiatan turut memeriahkan peringatan tersebut, di antaranya lomba senam dan sosialisasi. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan acara puncak yang diikuti para ketua TP PKK tingkat organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, dan desa beserta para anggotanya.

PKK Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Soeharto Kandar membacakan sambutan tertulis Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, M.PSDM.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat memperingati HKG PKK ke-54 kepada seluruh jajaran TP PKK Kabupaten Poso, khususnya para kader di tingkat desa dan kelurahan yang menjadi ujung tombak dalam menggerakkan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian, kerja keras, dan keikhlasan para kader yang selama ini berperan aktif dalam membina masyarakat serta mendukung berbagai program pembangunan.
Menurutnya, gerakan PKK bukan sekadar organisasi seremonial, melainkan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional dan daerah, terutama melalui pemberdayaan keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.
Sepuluh Program Pokok PKK, mulai dari penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan, kesehatan, hingga kelestarian lingkungan hidup, menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga yang tangguh dan mandiri.
“Jika ketahanan keluarga kuat, maka ketahanan daerah dan ketahanan nasional pun akan kokoh,” demikian pesan dalam sambutan Bupati Poso yang dibacakan Wakil Bupati Soeharto Kandar.
Dukung Penurunan Stunting dan Penguatan Ekonomi Keluarga
Di Kabupaten Poso, keberadaan kader PKK dinilai memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk upaya menekan angka stunting, meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, serta memperkuat perekonomian keluarga.
Melalui berbagai kegiatan pemberdayaan, PKK turut mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain itu, gerakan PKK juga berperan dalam memperkuat kerukunan sosial di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Poso dengan menjunjung tinggi semangat Sintuwu Maroso, yang mencerminkan nilai kebersamaan, persatuan, dan gotong royong.
Peran tersebut diharapkan terus berkembang sehingga program pemberdayaan keluarga dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan.

Tiga Pesan Bupati untuk Kader PKK Poso
Dalam sambutannya, Bupati Poso menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh jajaran TP PKK agar pelaksanaan program semakin efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pertama, memperkuat konsolidasi dan kelembagaan melalui sinergi dengan pemerintah daerah, kecamatan, hingga pemerintah desa dan kelurahan. Kolaborasi tersebut diperlukan agar program PKK dapat berjalan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Kedua, mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK agar tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Ketiga, menjadikan PKK sebagai agen perubahan melalui inovasi, pembinaan generasi muda, serta edukasi yang mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat, meningkatkan pengetahuan, dan membangun kemandirian ekonomi.
Ketiga pesan tersebut menjadi pedoman bagi kader PKK untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian sekaligus memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan Kabupaten Poso.
HKG PKK ke-54 Jadi Momentum Perkuat Pengabdian
Menutup sambutannya, Bupati Poso menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian peringatan HKG PKK ke-54.
Ia juga mengajak seluruh kader PKK untuk terus menjaga semangat pengabdian, memperkuat kebersamaan, dan menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif bagi keluarga serta masyarakat.
Melalui momentum HKG PKK ke-54, TP PKK Kabupaten Poso diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.
Dengan mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK dan memperkuat kolaborasi lintas sektor, gerakan PKK diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Mustajab
