Personel Babinsa Koramil Kasimbar menyerahkan masker kepada pengendara yang melintas di perempatan Jalan Trans Sulawesi.
PARIGI MOUTONG, METROTV.asia – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah ancaman polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditunjukkan personel Koramil 1306-19/Kasimbar dengan membagikan 100 masker kepada warga dan pengguna jalan di wilayah Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di perempatan Jalan Trans Sulawesi, Desa Kasimbar Utara, tersebut merupakan langkah preventif TNI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan saat beraktivitas di tengah kondisi udara yang berpotensi tercemar asap karhutla.
Aksi sosial ini dimulai sekitar pukul 08.30 WITA, dipimpin Peltu Rizal Manik, dengan melibatkan Bati Tuud serta tujuh personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1306-19/Kasimbar.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI membagikan masker secara langsung kepada masyarakat yang melintas di lokasi. Jalan Trans Sulawesi yang menjadi salah satu jalur aktivitas warga dipilih sebagai titik kegiatan agar imbauan mengenai pentingnya perlindungan pernapasan dapat menjangkau pengguna jalan secara langsung.
Pembagian masker ini menjadi bentuk perhatian aparat kewilayahan terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya ketika asap kebakaran hutan dan lahan berpotensi mengganggu kualitas udara serta kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
TNI Ajak Masyarakat Lebih Waspada terhadap Asap Karhutla
Paparan asap kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
Karena itu, penggunaan masker saat berada di luar ruangan menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilakukan masyarakat. Meski demikian, masker biasa tidak selalu mampu menyaring partikel halus asap secara optimal, sehingga masyarakat tetap perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Melalui kegiatan tersebut, personel Koramil 1306-19/Kasimbar turut mendorong masyarakat agar tidak mengabaikan dampak polusi udara. Kesadaran untuk menjaga kesehatan dan menerapkan langkah pencegahan dinilai penting, terutama apabila kondisi kabut asap berlangsung dalam waktu yang cukup lama.
Selain membantu menyediakan masker, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas warga diharapkan mampu memperkuat kepedulian bersama terhadap persoalan lingkungan dan kesehatan.
Upaya pencegahan dampak karhutla tidak hanya membutuhkan penanganan terhadap sumber kebakaran, tetapi juga kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko paparan asap.
Masyarakat diharapkan mengikuti informasi mengenai kondisi kualitas udara, membatasi kegiatan di luar ruangan ketika asap semakin pekat, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan pernapasan yang berat.
Kegiatan Berlangsung Aman dan Lancar
Pembagian 100 masker yang dilaksanakan Koramil 1306-19/Kasimbar tersebut berakhir pada pukul 09.43 WITA.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui aksi nyata ini, TNI berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan di tengah potensi ancaman polusi udara akibat karhutla.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan peran Babinsa sebagai aparat kewilayahan yang tidak hanya menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga berupaya hadir membantu masyarakat menghadapi persoalan yang berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya pembagian masker dan imbauan kesehatan ini, masyarakat Kecamatan Kasimbar diharapkan semakin waspada terhadap bahaya asap karhutla serta berpartisipasi dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dan sehat.
Mustajab
