Tensy di ambil foto berdiri di ambang pintu rumahnya yang terbuat dari papan kayu berwarna merah muda pudar. Rumah yang terlihat sederhana ini menjadi tempat tinggalnya bersama Elduwi Saputra yang hingga kini belum tersentuh program bantuan pemerintah.
KAUR, METROTV.asia — Nasib dua warga Desa Datar Lebar I, Kecamatan Lungkang Kule, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, menjadi perhatian setelah keduanya mengaku belum pernah menerima bantuan dari pemerintah, baik melalui program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Kedua warga tersebut adalah Elduwi Saputra dan Tensy, yang berharap kondisi kehidupan mereka mendapat perhatian dari pihak terkait.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi rumah yang ditempati kedua warga tersebut dinilai membutuhkan perhatian serius. Di tengah berbagai program pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mereka berharap dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Persoalan tempat tinggal menjadi salah satu hal yang mereka harapkan segera mendapat perhatian. Rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat untuk menunjang kehidupan yang aman, sehat, dan nyaman. Karena itu, mereka berharap pemerintah dapat melakukan peninjauan langsung guna mengetahui kondisi tempat tinggal sekaligus kebutuhan yang sebenarnya diperlukan.
Berharap Dinas Terkait Turun Langsung ke Lapangan
Elduwi Saputra dan Tensy mengaku telah lama menantikan perhatian dari pemerintah. Mereka berharap pengaduan yang disampaikan dapat menjadi pintu masuk bagi instansi terkait untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap kondisi sosial ekonomi serta kelayakan rumah yang mereka tempati.
Mereka secara khusus berharap Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Sosial dan perangkat daerah yang menangani urusan perumahan dapat turun langsung ke Desa Datar Lebar I, Kecamatan Lungkang Kule.
Peninjauan tersebut dinilai penting agar kondisi kedua warga dapat diketahui secara objektif. Dengan demikian, pemerintah dapat menentukan bentuk penanganan yang sesuai, baik melalui program bantuan sosial, bantuan perbaikan rumah tidak layak huni, maupun program lain berdasarkan hasil verifikasi dan persyaratan yang berlaku.
“Kami hanya berharap ada yang datang melihat kondisi rumah kami. Selama ini kami belum pernah dibantu apa pun. Semoga ada perhatian dari Bupati dan dinas terkait agar kami bisa tinggal dengan lebih layak,” ujar salah satu warga saat ditemui di kediamannya, Selasa (20/10/2026).
Harapan tersebut menjadi gambaran bahwa masyarakat membutuhkan akses terhadap informasi, pendataan, serta pelayanan program bantuan yang transparan dan tepat sasaran.

Pendataan dan Verifikasi Menjadi Langkah Penting
Program bantuan pemerintah pada dasarnya memiliki mekanisme, kriteria, dan persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima. Oleh sebab itu, kondisi yang dialami Elduwi Saputra dan Tensy diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pengecekan data administrasi, kondisi sosial ekonomi keluarga, serta kelayakan hunian mereka.
Pemerintah desa juga diharapkan dapat berperan aktif dalam memastikan data warganya tercatat secara akurat dan menyampaikan kondisi warga yang membutuhkan perhatian kepada pemerintah kecamatan maupun kabupaten.
Koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, Dinas Sosial, dan perangkat daerah yang membidangi perumahan diperlukan agar persoalan yang dihadapi warga tidak berhenti pada penyampaian keluhan semata.
Apabila hasil verifikasi menunjukkan bahwa keduanya memenuhi persyaratan program bantuan tertentu, diharapkan pemerintah dapat memberikan penanganan sesuai ketentuan dan ketersediaan program. Jika belum memenuhi persyaratan, warga juga perlu memperoleh penjelasan mengenai mekanisme, kriteria, serta langkah yang dapat ditempuh untuk mengakses bantuan.
Langkah tersebut penting agar proses penyaluran bantuan berlangsung secara adil, transparan, dan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Berharap Pengaduan Segera Ditindaklanjuti
Warga berharap persoalan yang mereka sampaikan tidak hanya menjadi perhatian sesaat, tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui kunjungan lapangan dan koordinasi antarinstansi terkait.
Mereka menginginkan adanya kepastian mengenai tindak lanjut pengaduan, termasuk kemungkinan masuk dalam pendataan program bantuan sosial maupun program peningkatan kualitas rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, apabila memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Perhatian terhadap warga yang membutuhkan juga menjadi bagian penting dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kaur. Program pemerintah diharapkan dapat menjangkau masyarakat berdasarkan kondisi riil di lapangan, tanpa mengabaikan warga yang mengalami keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar.
Di sisi lain, proses pendataan yang berkala dan terbuka di tingkat desa menjadi salah satu faktor penting untuk meminimalkan kemungkinan warga yang membutuhkan terlewat dari pendataan program bantuan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kaur terkait pengaduan Elduwi Saputra dan Tensy tersebut. Konfirmasi kepada pemerintah desa serta dinas terkait masih diperlukan untuk mengetahui status pendataan kedua warga, penyebab mereka belum menerima bantuan sebagaimana yang mereka akui, dan kemungkinan tindak lanjut yang dapat dilakukan.
METROTV.asia akan terus memantau perkembangan informasi ini serta membuka ruang bagi pihak Pemerintah Kabupaten Kaur dan instansi terkait untuk menyampaikan penjelasan maupun tanggapan demi menghadirkan pemberitaan yang berimbang.
Wandi
