Ketua Satgas PRR Aceh Kemendagri Dr. Imran bersama Sekda Kota Langsa
LANGSA, METROTV.asia – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Aceh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan evaluasi dan monitoring penanganan pascabencana di Kota Langsa, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan optimal, khususnya dalam realisasi anggaran serta pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak bencana.
Ketua Satgas PRR Aceh Kemendagri, Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A.Cd., melakukan pertemuan dengan Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd., selaku Ketua Komando Satgas, bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Pertemuan yang berlangsung di Aula Wali Kota Langsa tersebut membahas perkembangan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, mulai dari realisasi anggaran, progres pembangunan infrastruktur, hingga berbagai kendala yang dihadapi pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan.
Dalam kesempatan itu, Imran menegaskan bahwa evaluasi dan monitoring menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh program pemulihan pascabencana berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, pemantauan tidak hanya berfokus pada perkembangan pembangunan dan penyerapan anggaran, tetapi juga memastikan bantuan serta dukungan pemerintah pusat benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

Dengan demikian, pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi diharapkan mampu mempercepat pemulihan berbagai fasilitas publik serta meningkatkan kembali aktivitas masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Sementara itu, Sekda Kota Langsa, Suhartini, menyambut baik kunjungan dan evaluasi yang dilakukan Satgas PRR Aceh Kemendagri. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai hambatan sekaligus memperoleh kejelasan mengenai langkah tindak lanjut percepatan pemulihan.
“Kami bersyukur dengan adanya evaluasi hari ini. Pak Imran bersama Satgas PRR sudah datang, sehingga apa yang menjadi hambatan kami dapat dibicarakan dan sudah ada kejelasan untuk tindak lanjutnya,” ujar Suhartini.
Tinjau Infrastruktur, Sekolah, dan Fasilitas Kesehatan
Usai melakukan pertemuan, tim Satgas PRR bersama Sekda dan jajaran Pemerintah Kota Langsa melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung sejumlah lokasi yang menjadi sasaran program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Peninjauan dilakukan di beberapa titik strategis, meliputi Jalan T. Fakinah dan kawasan Jalan Pajak Ikan Langsa.
Pada sektor pendidikan, tim monitoring mengunjungi SD Negeri 2 Seulalah dan sekolah Muhammadiyah. Sedangkan pada sektor kesehatan, peninjauan dilakukan di Puskesmas Langsa Kota dan Puskesmas Langsa Barat.
Kunjungan lapangan tersebut bertujuan melihat secara langsung kondisi fasilitas publik serta perkembangan penanganan pascabencana, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan dan kendala yang masih memerlukan perhatian pemerintah.
Melalui kegiatan evaluasi dan monitoring ini, diharapkan koordinasi antara Satgas PRR Aceh Kemendagri dan Pemerintah Kota Langsa semakin kuat. Dengan demikian, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat terlaksana secara efektif, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan dan Umum Setda Kota Langsa, Hendri Soenandar, S.STP., M.Si., serta sejumlah pimpinan dan kepala bidang organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Langsa.
Mustafa
