Prosesi penandatanganan dan pemotongan pita peresmian dihadiri pejabat daerah, keluarga besar Tony Tatung, dan tokoh masyarakat.
LAHAT | METROTV.asia – Masjid Delima yang berlokasi di Desa Gunung Agung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, resmi diresmikan pada Rabu (21/10/2026). Pembangunan masjid ini menjadi wujud kepedulian PT Bumi Merapi Energi (BME) terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, khususnya dalam penyediaan sarana ibadah yang layak dan nyaman.
Peresmian Masjid Delima dihadiri Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, Bupati Lahat Bursah Zarnubi, Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lahat, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Lahat, keluarga besar Tony Tatung, Kepala Desa Gunung Agung, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada Tony Tatung atas kontribusinya dalam pembangunan Masjid Delima yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.
Ia berharap, keberadaan masjid tersebut tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga berkembang sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar.
“Semoga apa yang telah dibangun ini menjadi amal jariyah yang tidak terputus pahalanya. Semoga Masjid Delima menjadi pusat kebaikan, bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat berkumpulnya kebaikan bagi masyarakat Desa Gunung Agung,” ujar Herman Deru.
Senada dengan gubernur, Bupati Lahat Bursah Zarnubi juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Tony Tatung atas dedikasi serta kontribusinya dalam pembangunan masjid tersebut.
Menurut Bursah, pembangunan Masjid Delima merupakan bentuk kepedulian yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam menunjang kegiatan ibadah dan mempererat hubungan silaturahmi antarwarga.
“Terima kasih kepada Bapak Tony Tatung yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan dana pribadinya demi membangun masjid ini untuk kita semua. Semoga Allah SWT membalas kebaikan beliau dengan berlipat ganda. Semoga masjid ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk beribadah dan membawa kedamaian serta kemajuan bagi seluruh masyarakat,” ungkap Bursah.
Sementara itu, perwakilan investor PT BME, Odom, didampingi Abri selaku HRGA Manager PT Bumi Merapi Energi, menjelaskan bahwa pembangunan Masjid Delima dimulai pada 2024 dan diselesaikan dalam kurun waktu sekitar satu setengah tahun.
Ia menerangkan, pembangunan masjid tersebut menggunakan dana pribadi Tony Tatung sebagai bentuk kepedulian sekaligus keinginan untuk berbagi manfaat dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menurutnya, kehadiran Masjid Delima diharapkan dapat menyediakan fasilitas ibadah yang memadai bagi masyarakat Desa Gunung Agung. Selain itu, masjid tersebut diharapkan menjadi sarana pendukung berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan setempat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberadaan perusahaan di suatu wilayah tidak semata-mata berorientasi pada kegiatan usaha, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Pembangunan Masjid Delima menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut. Dengan diresmikannya masjid ini, masyarakat Desa Gunung Agung kini memiliki sarana ibadah yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan aktivitas keagamaan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan.
Peresmian Masjid Delima juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Kehadiran fasilitas ibadah ini diharapkan dapat menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi warga Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, sekaligus mendukung kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.
(Syahrial)
